Laman

Minggu, 23 November 2014

Berbagai Bibit untuk Yogurt Buatan Sendiri

Halo semua! Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sudah mencoba membuat yogurt sendiri seperti eksperimen-eksperimen saya yang lalu? Jika belum, yuk dicoba yuk.. Berikut ini link-link post saya tentang eksperimen membuat yogurt:


Dari berbagai eksperimen tersebut, bibit yang saya gunakan untuk membuat yogurt dengan sukses adalah Biokul Set Natural Yogurt Plain. Masalahnya, jika Anda ingin mengikuti jejak saya, bibit yogurt tadi paling kecil dikemas dalam kemasan 500 gram.. Tidak ada yang lebih kecil. Barangkali Anda ingin bibit yang lebih sedikit? Berikut adalah alternatif yang dapat saya tawarkan:


1. Yummy Plain Yogurt
Dengan kemasan kecil sekitar 100 ml, Anda bisa memanfaatkan plain yogurt merk Yummy sebagai bibit. Tidak masalah untuk menggunakan Yummy Natural Set Yogurt yang biasa maupun yang skim. Tekstur yogurt yang dihasilkan dari bibit merk ini tidak jauh berbeda dengan saat menggunakan Biokul, hanya mungkin kurang gurih sedikit saja. But overall, this yogurt set is recommended (after Biokul).
Yummy Natural Plain Yogurt via cheezymilky.blogspot.com

2. Set Yogurt 88
Jika Anda tinggal di kota Salatiga (Jawa Tengah) dan kesulitan memperoleh bibit yogurt di toko, Anda bisa membelinya di pembuat yogurt rumahan pemegang merk Yogurt 88. Lokasi toko (sekaligus rumahnya) ada di Desa Pulutan, Salatiga.
Merk 88 bisa jadi pilihan via number-88.com

3. Kekuatan Berbagi
Nah, kalau sudah ada teman yang berhasil membuat yogurt sendiri di rumah.. mengapa tidak mencicipi yogurt buatannya? Sebagai oleh-oleh, 50-100 gram plain yogurt untuk dibawa pulang tentu tidak akan memberatkan untuk dibagi bukan?
Yuk, berbagi bibit yogurt! via thevintagermixer.com

Demikianlah.. apapun bibit yogurt yang akan Anda pilih, hanya satu tips yang saya berikan: pastikan yogurt tersebut benar-benar plain alias belum diberi macam-macam rasa tambahan (bahkan gula sekalipun). Cara memastikannya? Baca saja komposisi di kemasannya. : )

Anda sudah membuat yogurt sendiri? Saya akan sangat senang jika Anda mau berbagi cerita tentang bibit yang dipakai. Anda dapat menuliskan pengalaman Anda di kolom komentar.

2 komentar:

  1. Wah makasih mb,saya jadi mengikuti semua postingan tentang membuat yogurt,dari awal lihat postingan yg bangkit dari kegagalan,saya membeli yogurt maker merk imo. 2 kali bikin dan gagal,hasil encer dan tdk asam,saya menggunakan susu UHT ultra jaya. Nah mungkin next mau mencoba lagi dengan susu UHT diamond. Makasih ya mb,postingan sanat membantu terlebih anak saya suka sekali yogurt.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo semangat, mbak. Kalau mau lebih padat, pakai yang Diamond pasteurisasi mbak. Bisa juga pakai susu bubuk. Jangan lupa juga perbandingan antara susu dengan bibitnya.

      Kalau tentang asam, semakin lama difermentasikan, maka akan semakin asam. Silakan coba memvariasiakan waktu sampai memperoleh rasa asam yang pas.

      Semoga sukses ^_^

      Hapus

Comment tanpa nama akan dianggp spam ya... :)

/div