Laman

Selasa, 27 Mei 2014

Kuliner Kopeng: Awalnya Cuma Cari Susu Segar

"Hampir empat tahun nikah sama orang Salatiga, kok sama sekali belum pernah ke Kopeng," demikian canda suamiku ketika saya terkejut mendengar ajakannya ke Kopeng. Apa ya.. karena menurutku di Kopeng yang bagus adalah keindahan alamnya, tidak ada tempat rekreasi yang sesuai dengan minat suami saya. Belakangan, saya baru ingat ada Taman Wisata Kopeng dengan water park dan outbond-nya. Tapi setelah pernah mengunjungi Atlantik Dreamland Salatiga pada liburan yang lalu, TWK tidak terlalu menarik minat suami saya. Apalagi anak-anak masih kecil-kecil, belum bisa diajak main outbond yang model seperti itu.


"Susu, Bu.. ke pabrik susu. Kamu bilang pabrik susu ada di Kopeng kan?" kata suamiku. 
Nah, benar juga. Saya pun belum pernah mengunjungi pabrik susu murni yang terkenal itu, Susu Murni Nasional. Rencana kami, jalan-jalan menikmati alam Kopeng lalu mampir ke pabrik untuk beli susu. Sayangnya, sekarang tanggal merah dan pabrik tutup. Tamu tak dikenal seperti kami juga tidak diperkenankan melihat-lihat ke dalam pabrik. Ditambah lagi, pabrik tidak menjual secara eceran. Kami pun berburu susu segar yang lain di Jalan Raya Salatiga-Kopeng. Hasilnya, kami beruntung mencicipi kuliner Kopeng selain susu segar.

Warung Kolak Durian

Pertama kali melewati warung ini, saya sama sekali tidak tertarik. Dalam bayangan saya, kolak durian ya kolak biasa ditambah dengan durian dan saya tidak terlalu menyukainya. Bagi saya, durian enaknya ya dimakan langsung.. Modifikasi durian yang saya suka paling ya es durian, pancake durian, lempok, dan.. saya ingin deh merasakan cake durian yang dibuat durian dan tanpa menggunakan gula sama sekali. Pada akhirnya, kami tetap mampir juga ke Warung Kolak Durian karena ada tulisan “SEDIA SUSU SEGAR” pada plang tokonya. Kami sungguh tidak kecewa memutuskan mampir ke toko ini karena ternyata menu-menunya menarik juga. Saya memesan tahu campur dan suami saya memesan es durian spesial. Saya tertarik memesan tahu campur karena bagi saya tahu campur memang kuliner khas Salatiga. Sejauh ini, tahu campur yang menurut saya enak adalah tahu campur gerobagan/pikulan yang sering mangkal di halaman Masjid Abu Bakar ash-Shiddiq (Sultan Fatah) Salatiga. Nah, di Kopeng ini, saya ingin mencoba tahu campurnya. Apakah seenak tahu campur di halaman masjid tadi? OK, ini pesanan saya sudah datang.



Ternyata rasanya enak lho! Saya pesan yang pedas, dan hasilnya memang pedas tapi nggak kebangetan kok pedasnya. Pas, enak. Kekecewaan saya hanya pada karak (di Jakarta biasa disebut kerupuk gendar). Karak pada tahu campur ini nggak ketulungan kerasnya. But overall, semuanya enak. Ketupat, tahu, bakwan, kubis, bumbu, kuah.. semuanya enak, pas pedasnya, pas semuanya. Selanjutnya, saatnya mencicipi es durian spesial.

Woow, es durian ini memang spesial! Kalau di jakarta, harga Rp12.000,- baru dapat es durian yang biasa saja. Di sini sudah dapat yang spesial. Kalau mau yang biasa saja, cukup keluarkan Rp7.500,- saja. Salatiga memang surga kuliner. Banyak macamnya, murah harganya.

Es durian spesial di warung ini terdiri atas tiga buah durian yang matang dan manis, buah selasih, rumput laut, cincau, serta agar-agar. Warna coklat pada kuah seperti terlihat pada gambar dihasilkan dari gula jawa. Nama minuman ini selengkapnya memang es durian gula jawa spesial.
Selain kolak durian, es durian, serta tahu campur... di warung ini juga dijual ayam goreng untuk pilihan makan berat. Asyiknya, di sini juga dijual oleh-oleh khas Kopeng dan Salatiga. Jadi, saya tidak perlu meluangkan waktu lain lagi untuk membeli oleh-oleh. Semuanya saya beli di sini. Oleh-oleh khas Kopeng adalah makanan-makanan modifikasi berbahan dasar waluh (labu kuning yang suka diidentikkan dengan Halloween). Adapun oleh-oleh khas Salatiga misalnya ada enting-enting gepuk dan keripik bayam. Tidak tanggung-tanggung, enting-enting gepuk yang dijual di sini hanya enting-enting gepuk merk Klenteng dan 2 Hooloo. Merk ini merupakan merk enting-enting gepuk terenak pada saat merk enting-enting gepuk belum terlalu banyak dulu. Kalau sekarang sih, katanya sudah banyak yang enak dengan rasa mirip-mirip dengan merk Klenteng dan 2 Hooloo. Tapi untuk saya, kalau ada Klenteng dan 2 Hooloo, saya akan lebih memilih merk ini.



Oh, iya.. tujuan kami mampir ke warung ini kan karena ingin mencicipi susu segar. Sayangnya, hari ini susu segar tidak tersedia karena petani sedang meliburkan diri dengan tidak mengirim susu segar. Ya, warung ini membeli susu segar langsung dari petani lokal dan bukannya dari pabrik susu yang letaknya tidak terlalu jauh dari warung ini. Menurut pengelola warung ini, kualitas susu petani lokal lebih bagus daripada susu dari sapi pabrik. Untuk masalah kualitas susu segar, mereka memang tidak mau main-main karena mempengaruhi nilai gizi dari susu tersebut. Apabila kualitas susu tidak bagus, mereka tidak akan mau menerima susu tersebut dan mengembalikannya kepada supplier.

Baiklah, rupanya petualangan susu segar kita masih belum berakhir. Sambil menikmati keindahan alam Kopeng, kami pun akhirnya menemukan toko yang memang spesialis susu segar.

Susu Segar Salib Putih
Dari dulu, Yayasan Salib Putih memang sudah berkecimpung dalam bisnis susu segar. Hanya saja, yang saya tahu dulu sewaktu masih tinggal di Salatiga, model bisnisnya adalah mengantar susu segar ke rumah-rumah sesuai pesanan. Nah, ternyata sekarang ini Salib Putih sudah mendirikan warung minum susu khusus kaya' Cimory Resort gitu.. Nama Salib Putih tentu jelas menunjukkan identitas bisnis yang dimiliki oleh yayasan milik orang Nasrani. Memang demikianlah kondisi di Salatiga di mana banyak para pemeluk agama yang tidak menutup-nutupi identitas keagamaannya, baik muslim maupun non muslim. Identitas di sini bukan hanya dari penggunaan busana atau nama orang, tapi juga pada nama-nama bisnis. Contoh lain dari nama bisnis yang kental nuansa agamanya misalnya adalah percetakan Trinity. Baiklah, kembali lagi ke Susu Segar Salib Putih.

Memasuki area toko yang memiliki tempat parkir cukup luas ini, kami sekeluarga bagai orang aneh yang masuk ke negeri asing. Dengan santai kami masuk dan disambut oleh anjing berbulu coklat yang menjulurkan lidahnya. Anjing baik, dia cukup tahu diri untuk tidak menyambut terlalu dekat apalagi sampai mengendus-endus. Selain disambut oleh anjing yang baik, kami juga disambut oleh tatapan pengunjung-pengunjung lain sejak memasuki pintu hingga duduk di meja kami. Entahlah. Mungkin terlihat aneh, kami yang jelas-jelas menunjukkan identitas muslim (dari busana kami) memasuki toko yang jelas-jelas menunjukkan identitas non-muslim. Sedangkan hampir semua pengunjung di sana adalah warga Indonesia keturunan Cina yang kemungkinan besar bukan beragama Islam. Tapi yah.. kami sedang ingin mencicipi susu segar di Kopeng dan kami menemukan tempat ini.

Di sini, kami memesan tiga cangir susu segar dengan beberapa variasi yaitu susu segar murni, rasa coklat, dan rasa strawberry. Di antara tiga macam susu yang kami pesan tadi, kami paling menyukai susu segar murni. Kental, gurih, tidak terlalu beraroma sapi, dan rasa manis gula pasir yang cukup, tidak terlalu manis. Untuk rasa coklat, kurang terasa coklat murninya. Tercecap dalam lidah kami rasa-rasa kopi di sela-sela rasa susu dan coklat. Kami pikir, sepertinya susu ini lebih cocok disebut rasa mocca. Adapun untuk rasa strawberry, kami meyakini bahwa susu ini tidak menggunakan strawberry segar. Lebih terasa seperti menggunakan strawberry essens. Next time, kalau kami harus minum susu di sini lagi, kami akan memilih susu segar murni saja. Harga susu segar di sini bervariasi dari Rp3.000,- hingga Rp5.000,- tergantung rasa yang dipilih.



Selain susu segar, kami juga mencicipi frozen yogurt yang dijual di sini. Dalam bayangan saya, frozen yogurt memiliki tekstur kental dan lembut seperti es krim atau pasta. Ternyata, tidak demikian frozen yogurt yang kami peroleh di Susu Segar Salib Putih. Frozen yogurt di sini memiliki tekstur kres.. kres... Tekstur seperti ini dapat diperoleh dengan membuat yogurt cair yang kemudian dibekukan di dalam freezer. Walaupun demikian, bukan berarti nggak enak lhoFrozen yogurt di sini sangat enak untuk standar yogurt cair yang dibekukan. Selain itu, penampilannya pun menawan orang yang akan memakannya.

Frozen yogurt berbentuk balok tipis dihiasi dengan topping choco chips, sprinkle, kismis, dan coklat putih lalu disiram dengan sirup merah. Rasa topping secara seimbang menyempurnakan kenikmatan frozen yogurt. Dengan harga Rp6.000,- saja, kita sudah dapat menikmati menu ini.

Nah, demikianlah wisata kami hari ini, kuliner Kopeng yang tidak disengaja. 

4 komentar:

  1. Good Artikel..mbak kirana..jadi kepengin mencicipi tahu campurnya di kopeng Dan salatiga..tahu campurnya buka setiap Harikah mbak Kiran? Salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, salam kenal juga Mas Embun. Sepertinya buka setiap hari, Mas.

      Hapus
  2. terimakasih tulisannya saya penyuka susu murni jadi lebih percaya, dukung produksi asli indonesia

    BalasHapus

Comment tanpa nama akan dianggp spam ya... :)

/div